Hubungi Kami ×
Kami Siap Membantu Anda

Isi data Anda dan tim kami akan segera menghubungi. Dapatkan pricelist lengkap setelah pengisian.

Hubungi Kami
Sukses !

Terima kasih, Aiden Lucas. Tim kami akan segera menghubungi Anda melalui email atau nomor yang telah Anda berikan.

Ketua DPD REI Jakarta: Rumah Tapak Jadi Primadona 2026 Jakarta Barat Masuk Fase Ekspansi Baru
21 April 2026
Bagikan:
Thumbnail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Segmen hunian tapak (landed house) diproyeksikan kembali menjadi motor utama pertumbuhan sektor properti pada 2026.

Ketua DPD REI DKI Jakarta, Arvin F. Iskandar mengatakan, tahun ini sebagai momentum kebangkitan developer untuk kembali agresif memasarkan proyek residensial, khususnya di koridor barat Jakarta.Menurutnya, kombinasi insentif fiskal, tren suku bunga yang lebih rendah, serta kebutuhan riil masyarakat terhadap hunian tapak menjadi fondasi penguatan pasar.“Sekitar 70 persen transaksi perumahan masih ditopang KPR. Ketika suku bunga lebih kompetitif dan insentif PPN DTP masih berlaku, daya beli otomatis terdorong,” ujarnya saat Pasific Garden An Exclusive First Look di kawasan Jakarta Barat belum lama ini.

Ia menambahkan, pasar 2026 dinilai lebih berbasis kebutuhan (end-user driven).Preferensi terhadap rumah tapak meningkat pascapandemi, seiring kebutuhan ruang yang lebih luas, fleksibilitas bekerja dari rumah, serta perubahan gaya hidup keluarga urban.

Kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) dan tren pelonggaran suku bunga menjadi dua katalis utama tahun ini.Dukungan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto juga dinilai memperkuat sentimen positif industri.

"Perbankan nasional pun aktif mendorong pembiayaan KPR, mempercepat proses persetujuan (approval), serta menawarkan skema fixed rate lebih panjang," katanya. 

Dalam struktur pasar Indonesia, di mana mayoritas pembelian rumah masih mengandalkan kredit, stabilitas pembiayaan menjadi faktor penentu volume transaksi.Arvin menambahkan, kawasan Jakarta Barat, khususnya koridor Puri–Meruya, masuk radar ekspansi karena masih memiliki cadangan lahan dengan akses tol langsung dan ekosistem komersial yang matang. 

"Area ini diuntungkan oleh kedekatan dengan pusat ritel seperti Puri Indah Mall dan Lippo Mall Puri, serta fasilitas kesehatan seperti Siloam Hospitals," katanya.Direktur Utama Pacific Garden, Akwila Natanael, mengatakan minat pembelian rumah tapak masih cukup tinggi.

Ia mencontohkan proyek Pacific Garden Puri di Meruya Selatan yang mencatat serapan lebih dari 80 persen unit hanya dalam beberapa jam saat soft launching.

Sumber : m.tribunnews.com/bisnis/

Berita Lainnya

18 May 2026
Tren Konsep Rumah Split Level Desain Hunian Ideal Estetis Kekinian
Tangerang – Kebutuhan akan hunian ideal dalam ekosistem masyarakat perkotaan terus menjadi hal ...
Baca Selengkapnya →
12 May 2026
Pacific Garden Puri Dirancang Sebagai Hunian Ideal Bagi Keluarga Muda Urban
Sebagai pengembang dengan rekam jejak terpercaya, Pacific Garden konsisten mengusung komitmen O...
Baca Selengkapnya →
27 April 2026
Permintaan Hunian Urban Meningkat, Pacific Garden Ekspansi ke Segmen Rumah Tapak
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah keterbatasan lahan dan meningkatnya kebutuhan hunian di kawas...
Baca Selengkapnya →
21 April 2026
Ketua DPD REI Jakarta: Rumah Tapak Jadi Primadona 2026 Jakarta Barat Masuk Fase Ekspansi Baru
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Segmen hunian tapak (landed house) diproyeksikan kembali menjadi moto...
Baca Selengkapnya →
Chat Admin
Chat Admin ×
Chat Admin
Chat Admin ×